7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh
7 Oleh-oleh Makanan Khas Aceh
Liburan belum lengkap tanpa buah tangan untuk dibawa pulang. Ya, segenggam buah tangan berupa makanan khas daerah bisa jadi pemanis bagi orang-orang terkasih.Jika Anda tengah liburan ke Aceh, pastikan Anda mengunjungi sentra-sentra oleh-oleh untuk membeli oleh-oleh. Nah, apa saja oleh-oleh makanan Aceh yang bisa Anda beli?
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi memberikan beberapa rekomendasi kuliner yang bisa Anda bawa pulang dari Aceh. Berikut rekomendasinya.
1. Kue Timphan
Reza mengatakan, ada kue khas Aceh yang tak boleh dilewatkan untuk dibawa pulang. Namanya kue timphan yang terbuat dari tepung ketan yang ditambah isi pisang raja atau labu yang dibungkus kulit daun pisang."Biasanya lebih banyak isi srikaya. Isi durian itu ada tapi gak banyak. Kue Timphan bisa kuat selama tiga hari. Kalau buat oleh-oleh bisa dibungkus pakai kotak," kata Reza.
Jika ingin membeli kue timphan, wisatawan bisa menemukan di warung-warung kopi dan toko-toko kue tradisional di Banda Aceh. Salah satu tempat yang menjual kue timphan adalah di warung kopi Solong Ule Kareng, Banda Aceh.
2. Ayam tangkap
Oleh-oleh kue tradisonal atau khas Aceh mungkin tergolong mainstream. Nah, cobalah untuk membawa pulang sajian ayam tangkap untuk disantap bersama keluarga.
Reza mengatakan, ayam tangkap adalah kuliner ayam kampung goreng yang dimasak dengan rempah-rempah, kari ayam, dan juga daun pandan. Ia mengambarkan rasa yang bisa dinikmati dari kuliner ayam tangkap ini adalah renyah dan gurih karena proses penyerapan bumbu ke daging.
3. Kue Adee Meureudu
Satu penganan yang direkomendasikan untuk dibawa pulang saat pergi ke Aceh adalah Kue Adee Meureudu. Reza mengatakan, kue tersebut populer di Meureudu,
Kabupaten Pidie Jaya tetapi banyak dijual kemasan di Aceh.
4. Dendeng Aceh
Dendeng Aceh bisa jadi pilihan untuk disantap bersama di kota asal setelah liburan di Aceh. Reza mengatakan, dendeng Aceh terbuat dari daging sapi yang diiris tipis, dikeringkan, dan dicampur olahan rempah dan bumbu tradisional.
Dedeng Aceh bisa di temui di toko-toko dendeng yang berada di jalan Chik Ditiro Banda Aceh atau di Pasar Aceh di Peunayong. Wisatawan bisa membawa pulang Dendeng Aceh yang telah dikemas ke dalam kotak.
5. Kopi Aceh
Belum sah ke Aceh jika belum mencoba kopi Aceh. Wisatawan juga bisa memboyong kopi Aceh Gayo untuk dijadikan oleh-oleh.
Reza menyebutkan, tempat untuk membeli oleh-oleh kopi yang terbilang banyak dikenal adalah Ulee Kareng yang berlokasi di Jalan Lamreung Nomor 2, Banda Aceh. Selain itu, kopi Aceh Gayo juga bisa ditemukan di sentra oleh-oleh lainnya di sepanjang jalan Lamreung atau di sekitar kota Aceh.
6. Bakpia Aceh
Bakpia tak hanya di Yogyakarta. Di Aceh pun Anda bisa menemukan bakpia. Uniknya, wisatawan bisa datang ke pabrik pembuatan bakpia untuk membeli oleh-oleh tersebut.
Jika tak mau repot-repot pergi ke Sabang, Anda bisa juga menemukan di Kota Banda Aceh. Wisatawan bisa menuju toko-toko kelontong di sekitar Masjid Raya Baiturrahman.
7. Kue bhoi
Kue bhoi disebut juga sebagai kue ikan karena bentuknya dicetak menyerupai ikan. Reza mengatakan, kue bhoi bisa ditemukan di seluruh wilayah Aceh dan banyak dipasarkan di daerah Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar.
"Kue Aceh ini mirip dengan tradisional di Melayu. Cetakannya bolu ikan. biasanya kue ini untuk hajatan seserahan ke pihak ke perempuan," ungkap Reza.
Liburan belum lengkap tanpa buah tangan untuk dibawa pulang. Ya, segenggam buah tangan berupa makanan khas daerah bisa jadi pemanis bagi orang-orang terkasih.Jika Anda tengah liburan ke Aceh, pastikan Anda mengunjungi sentra-sentra oleh-oleh untuk membeli oleh-oleh. Nah, apa saja oleh-oleh makanan Aceh yang bisa Anda beli?
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Pahlevi memberikan beberapa rekomendasi kuliner yang bisa Anda bawa pulang dari Aceh. Berikut rekomendasinya.
1. Kue Timphan
Reza mengatakan, ada kue khas Aceh yang tak boleh dilewatkan untuk dibawa pulang. Namanya kue timphan yang terbuat dari tepung ketan yang ditambah isi pisang raja atau labu yang dibungkus kulit daun pisang."Biasanya lebih banyak isi srikaya. Isi durian itu ada tapi gak banyak. Kue Timphan bisa kuat selama tiga hari. Kalau buat oleh-oleh bisa dibungkus pakai kotak," kata Reza.
![]() |
| Makanan Khas Aceh |
2. Ayam tangkap
Oleh-oleh kue tradisonal atau khas Aceh mungkin tergolong mainstream. Nah, cobalah untuk membawa pulang sajian ayam tangkap untuk disantap bersama keluarga.
![]() |
| Ayam tangkap |
3. Kue Adee Meureudu
Satu penganan yang direkomendasikan untuk dibawa pulang saat pergi ke Aceh adalah Kue Adee Meureudu. Reza mengatakan, kue tersebut populer di Meureudu,
![]() |
| Kue Adee Meureudu |
4. Dendeng Aceh
Dendeng Aceh bisa jadi pilihan untuk disantap bersama di kota asal setelah liburan di Aceh. Reza mengatakan, dendeng Aceh terbuat dari daging sapi yang diiris tipis, dikeringkan, dan dicampur olahan rempah dan bumbu tradisional.
![]() |
| Dendeng Aceh |
5. Kopi Aceh
Belum sah ke Aceh jika belum mencoba kopi Aceh. Wisatawan juga bisa memboyong kopi Aceh Gayo untuk dijadikan oleh-oleh.
![]() |
| Kopi Aceh |
6. Bakpia Aceh
Bakpia tak hanya di Yogyakarta. Di Aceh pun Anda bisa menemukan bakpia. Uniknya, wisatawan bisa datang ke pabrik pembuatan bakpia untuk membeli oleh-oleh tersebut.
![]() |
| Bakpia Aceh |
7. Kue bhoi
Kue bhoi disebut juga sebagai kue ikan karena bentuknya dicetak menyerupai ikan. Reza mengatakan, kue bhoi bisa ditemukan di seluruh wilayah Aceh dan banyak dipasarkan di daerah Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar.
![]() |
| Makanan Khas Aceh |







Komentar
Posting Komentar